Penulis: H. Gazali, SE., S.Sos.,M.Si., Muhammad Alias, S.S., M.Hum, Dr. Mochtar Lathfi M, SE.,M.Si, Dr. Daniati, S.STP.,MH

Editor: Muh Yunus, S.Sos., M.Kes

No. ISBN Dalam Proses Pengajuan

Harga Buku Rp. 75000

Sinopsis Buku:

Buku referensi “Administrasi Negara dan Pelayanan Publik: Konsep, Kebijakan, dan Implementasi Tata Kelola Pemerintahan yang Baik” membahas secara komprehensif mengenai perkembangan administrasi negara modern serta kaitannya dengan peningkatan kualitas pelayanan publik dalam sistem pemerintahan. Buku ini hadir sebagai respons terhadap tuntutan masyarakat yang semakin kritis terhadap kinerja birokrasi, transparansi kebijakan, dan akuntabilitas penyelenggaraan pemerintahan. Dalam konteks reformasi birokrasi dan dinamika tata kelola pemerintahan dewasa ini, administrasi negara tidak lagi dipahami sekadar sebagai aktivitas administratif, tetapi juga sebagai instrumen strategis dalam mewujudkan kesejahteraan masyarakat melalui pelayanan publik yang efektif, efisien, responsif, dan berorientasi pada kepentingan publik.

Pembahasan dalam buku ini dimulai dari konsep dasar administrasi negara, ruang lingkup, fungsi, serta perkembangan paradigma administrasi publik dari model klasik hingga pendekatan New Public Management dan Good Governance. Penulis menjelaskan bagaimana perubahan paradigma tersebut memengaruhi pola hubungan antara pemerintah, masyarakat, dan sektor swasta dalam penyelenggaraan pelayanan publik. Selain itu, buku ini menguraikan pentingnya etika administrasi, kepemimpinan birokrasi, budaya organisasi, serta profesionalisme aparatur sipil negara sebagai fondasi utama terciptanya pemerintahan yang bersih dan melayani. Selanjutnya, buku ini membahas berbagai kebijakan publik yang berkaitan dengan reformasi birokrasi, desentralisasi, otonomi daerah, digitalisasi layanan pemerintahan, dan inovasi pelayanan publik. Penjelasan disusun secara sistematis dengan mengaitkan teori administrasi negara dengan praktik implementasi kebijakan di berbagai instansi pemerintah. Penulis juga menyoroti tantangan utama dalam pelayanan publik, seperti rendahnya kualitas layanan, praktik korupsi, birokrasi yang lambat, minimnya partisipasi masyarakat, serta kesenjangan akses pelayanan di berbagai daerah.