Penulis: Silvia Dewi Mayasari Riu, S.Kep., Ns., M.Kep,
Prof. Dr. H. Nursalam, M.Nurs (Hons), Prof. Dr. Mohammad Hadi., S.KM., M.Kep.
Editor: Ns. Arfiah Bugis, S.Kep
No. ISBN Dalam Proses Pengajuan Ke Perpusnas
Harga Buku Rp. 100000
Sinopsis Buku:
Buku Manajemen Dukungan Sosial Berbasis Carative Factors: Strategis Berbasis Bukti untuk Menurunkan Burnout Syndrome dan Meningkatkan Kinerja Perawat membahas secara komprehensif pentingnya penerapan dukungan sosial yang berlandaskan teori Carative Factors Jean Watson dalam meningkatkan kualitas kehidupan kerja perawat. Buku ini berangkat dari kenyataan bahwa profesi keperawatan merupakan salah satu profesi dengan tingkat stres kerja yang tinggi akibat tuntutan pelayanan, beban kerja, serta tekanan emosional yang berpotensi menimbulkan burnout syndrome. Kondisi tersebut tidak hanya berdampak pada kesehatan fisik dan psikologis perawat, tetapi juga berpengaruh terhadap mutu pelayanan dan kinerja keperawatan secara keseluruhan. Temuan berbagai penelitian menunjukkan bahwa dukungan sosial memiliki hubungan erat dengan penurunan tingkat burnout serta peningkatan kinerja perawat.
Melalui pendekatan berbasis bukti (evidence-based practice), buku ini menjelaskan konsep dukungan sosial sebagai salah satu strategi manajemen yang mampu menciptakan lingkungan kerja yang sehat, suportif, dan humanis. Dukungan sosial dipaparkan dalam berbagai bentuk, mulai dari dukungan emosional, penghargaan, informasi, hingga dukungan instrumental yang berasal dari pimpinan, rekan kerja, keluarga, maupun organisasi. Semua bentuk dukungan tersebut diintegrasikan dengan sepuluh Carative Factors Jean Watson yang menekankan nilai-nilai kepedulian, empati, hubungan interpersonal, serta penghargaan terhadap martabat manusia. Penulis menguraikan berbagai faktor penyebab burnout pada perawat, seperti kelelahan emosional, depersonalisasi, dan menurunnya pencapaian diri. Selain itu, dijelaskan pula dampak burnout terhadap produktivitas, motivasi kerja, kepuasan kerja, hingga keselamatan pasien. Berbagai hasil penelitian yang disajikan memperkuat bahwa peningkatan dukungan sosial dan penguatan komitmen organisasi dapat menjadi intervensi efektif dalam mengurangi burnout dan meningkatkan performa tenaga keperawatan.